17 January 2013

huruf

Pada suatu malam di tahun yang lalu, saat berbincang santai mengenai hidup ini. Seorang sahabatku berkata " eh, kalo di inget-inget... koq orang yang deket sama loe huruf nama depannya ada semua di nama loe yah? "
Terkejut dan berpikir, aku pun hanya tersenyum pamer gigi sambil garuk-garuk kepala... " iya yah... kepikiran aja loe? makasih yaa gw udah sampe loe pikirin begitu he he he...."

Dari empat huruf nama depanku, memang tiga huruf terakhir menjadi huruf pertama nama depan wanita-wanita yang sempat dan masih mengisi hidupku..
Dari mereka aku banyak belajar jatuh bangunnya menjalani sebagian hidupku sebagai laki-laki, kekasih dan teman...sampai akhirnya nanti sebagai suami juga sebagai ayah.

Dengan " i " aku belajar memiliki kekasih, mencoba memahami cinta, menjalaninya hingga mampu mempertahankan selama yang aku bisa. Mungkin karena setiap hari bertemu pagi sampai malam semua terasa lebih mudah. Namun saat dipisahkan oleh jarak, waktu dan tempat, semua terasa sulit.. bahkan sangat sulit bagiku.
Perpisahan jadi tak terelakan, aku belajar menerima keadaan serta kenyataan.

"It's my first love, what I'm dreaming on, don't know what to do" - Nikka Costa

Lama sekali setelah itu, setelah aku memutuskan tidak akan memiliki keluarga. Sang Maha Perencana mempertemukan aku dengan " d "... aku bersiap dan berpikir untuk memiliki keluarga dengan dia. Namun apa yang aku harapkan dan impikan hanya tinggal dalam rencanaku saja. Karena pelajaran tidak dipercaya, tidak diterima, hanya dijadikan pelarian dan seolah-olah dicintai aku dapatkan dalam hubungan yang singkat. Aku pun akhirnya mengerti arti dari kalimat " never say never ". Jatuh, terdiam, tak berdaya, itu yang kurasakan saat mimpi indah itu dihancurkan... aku berpikir bahwa sendirian itu lebih menyenangkan dan akhirnya menjadi pilihan cerita hidupku kembali.

"Now you're just somebody that I used to know" - Gotye

Namun aku tahu sekarang apa maksud aku dipertemukan dengan " d ". Sang Maha Penyayang yang tidak ingin aku bersedih dan kembali ke pikiran sempit akan hidupku, lalu Dia pertemukan aku dengan " e " dengan cara yang sama sekali tak aku sangka, seseorang yang sama sekali tak pernah aku kenal sebelumnya, namun perasaanku berkata aku pernah bertemu dia sebelumnya entah dimana.
Bahkan aku merasa Sang Maha Tahu seperti sedang bercanda dengan ku, Ia berikan suasana yang hampir mirip dengan yang sebelumnya hanya sangat berbeda tentang apa yang aku  bisa rasakan dari hubungan sebelumnya.
Bersama " e " dia kembalikan aku, bangkitkan aku dan yakinkan aku, bahwa rencana Nya lebih baik dari apa yang aku rencanakan dan impikan. Hingga aku pun yakin, " e " adalah seseorang yang telah dituliskan untuk mendampingi hidupku di dunia kini dan kelak di akhirat nanti.

"We've got a lot to learn, God knows we're worth it"- Jason Mraz

T e d i , itulah namaku.. dan huruf-huruf setelah " t " adalah perjalanan cintaku, sungguh rencana rencana dalam rahasia terhebat-Nya akan cerita cinta hidupku.
Rencana dan rahasia apapun yang nantinya akan dihadirkan kepadaku, aku akan terima, jalani dan syukuri.
Terima kasih Yaa Rabb, terima kasih sayangku Eka

"Never lose hope, my heart, miracles dwell in the invisible" - Rumi

No comments:

Post a Comment