02 July 2012

wisata kenangan

Pagi hari sabtu terakhir di bulan juni, aku dan dia bersama ribuan warga ibukota lainnya memadati jalan tol cipurbaleunyi menuju kota kembang. Kopi, peanut butter sandwich dan cookies jadi teman sarapan kita sambil melaju.

Tiba di kota kembang kita berhenti di kawasan taman seberang gasibu, dia bercerita tentang masa-masa dirinya menjadi mahasiswi sastra jepang di unpad. Lalu dia menunjukkan dimana tempat kostnya dan kita makan siang lebih awal di sebuah rumah makan kecil tempat biasa dimana dia makan sehari-harinya, tak jauh dari kost-an nya. Lompat dari satu factory outlet ke factory outlet jadi acara kita selanjutnya, tak terasa bawaan kiri kanan sudah memenuhi tangan. Mulai agak lapar terpikir untuk cari-cari makan.

Setelah menelurusi kota mencari makanan yang lebih ringan untuk menganjal perut yang mulai kosong. Akhirnya kita menemukan warung bakso yang dulu jadi langganan dia. Semangkok mie bakso dan semangkok yamin bakso serta 2 gelas es jeruk jadi panganan yang menyegarkan siang itu.
Surabi di warung setiabudi jadi penutup jalan-jalan nostalgila kita di kota kembang, jam 17.30 kita melewati pintu tol pasteur kembali ke ibukota. Pemandangan paling indah saat perjalanan kembali ialah melihat dia tertidur sambil tersenyum dengan nyamannya.

Berat rasanya meninggalkan kota penuh kenangan ini, namun kita berjanji akan kembali lagi bersama kapanpun waktu tersedia untuk menghapus kangen akan kota kembang.
Janji ku pada dia, suatu hari nanti aku kan membawa dia wisata kenangan ke kota dimana aku berkuliah di benua kangguru.


No comments:

Post a Comment